Beadbi issue ‘wake up call’ for Indonesian Sikhs

0
1366
 | Jakarta, Indonesia | 23 Oct 2015 | Asia Samachar |
Sikhs met in Jakarta to protest against SGGS beadbi issue in Punjab and the wantom killing of innocent Sikhs.
Sikhs met in Jakarta to protest against SGGS beadbi issue in Punjab and the wantom killing of innocent Sikhs.

Representatives of Punjabi and Sikh community gathered at the Gurdwara Sahib Pasar Baru Jakarta on 22 Oct to pray and launch a peaceful protest against the recent desecrations of Sri Guru Granth Sahib and killings of Sikh activists in Punjab.

Wadbhag Singh, TarenJit Singh and Sharanjit Kaur were among those who spoke at the event.

This was a ‘wake up call for the sangats [congregation] in Indonesia to be back to Sikhi’ and ‘to spread awareness on respect of Guru Granth Sahib through Sikhi education in our local society’, according to a note to Asia Samachar from the organisers.

“Mari menyadari kejadian di Punjab ini merupakan momen Wakeup Call untuk kita semua, agar kita lebih mengenal Guruji kita dan lebih mencintaiNya,” according to a note, drafted in the Indonesia language, shared by the oganisers via their Facebook pages [see below].

Among those present were Sher Singh, Indarjeet Singh Baramulla, Jagmeet Singh Jammu (all resident granthis) as well as Amardeep Singh, Dilraaj Singh Gill and Jagpawan Singh Dhillon.

Separately, Gurdwara Jakarta Selatan committee president Balwant Singh said there would be a gathering at the gurdwara on 25 Oct (Sunday) ‘to read out a condemnation of the ‘beadbi’ the holy SGGSJ.

“Please wear your crown or turban and bring along as many friends Singhs and Kaurs,” he wrote in a short note via his Facebook page.

 

Short video by the Indonesian Sikhs protesting SGGS beadbi in Punjab. Go here.

The following note, in the Indonesian language, was shared by one Sikh youth activist via Facebook:

Kepada semua relasi teman – teman Sikh di Indonesia, sebagai lanjutan dari pertemuan yang diadakan di Gurudwara Pasar Baru pada tanggal 22 Oktober 2015 (Kamis malam).

Acara dimulai pukul 18.30 dan berakhir pada pukul 20.15

Adapun Rundown acara sebagai berikut:

1. Pembukaan dan pembacaan Tata tertib yang harus di ikuti para peserta
2. Penjelasan Kronologis insiden yang terjadi di Punjab secara garis besar
3. Beberapa Pertanyaan refleksi dari moderator kepada para peserta
4. Pemberian inputan Solusi yang telah disiapkan oleh panitia acara kepada para peserta
4. Tanggapan para peserta dan inputan Solusi dari para Peserta
5. Pencapaian Kata Mufakat untuk solusi baik Jangka Panjang dan Jangka Pendek dari semua peserta diskusi
6. Pengambilan Foto dan Video Statement atas insiden yang terjadi

Berikut hasil diskusi bersama oleh beberapa Sangat yang cukup terberkati untuk dapat hadir:

A. Solusi Jangka Panjang

– Membangkitkan kesadaran Sikhi melalui edukasi dan pengehtahuan Keagamaan

– Mulai saat ini juga, kita harus berhenti untuk saling menunjuk kesalahan antara satu sama lain. Hilangkan Gap antara Grup dan kelompok yang ada, mari bersama menyadarkan satu sama lain, kembali ke identias Sikhi Luar dan Dalam

– Mari menyadari kejadian di Punjab ini merupakan momen Wakeup Call untuk kita semua, agar kita lebih mengenal Guruji kita dan lebih mencintaiNya. Guruji telah memanggil kita untuk bangun melawan kebodohan dan ketidakpedulian atas intelektualitas dan identitas kita sebagai seorang Sikh (pelajar). Dengan kembali kepada Guruji dan belajar baru kita tumbuh menjadi kuat dan bersatu

B. Solusi Jangka Pendek

– Semua orang bersama mengedukasikan orang sekitar apa yang terjadi di Punjab. Tingkatkan kepedulian (Awareness) masyarakat dan ajak mereka kembali lebih mencitai Guruji kita.

– Menunjukkan rasa solidaritas kita dengan melakukan protes atas apa yang terjadi dan menggunakan media online yang ada baik FB, Youtube dan beberapa media massa Sikh agar saudara – saudari kita di Punjab sana mendapatkan kekuatan moral atas dukungan kita.

Maka dari itu kita sebagai Sangat Indonesia selayaknya menolong dan mensupport mereka kaum Sikh kita di Punjab. Jika itu terjadi di Indonesia sudah siapkah kita seperti mereka? Mari bersatu dan bersama saling menyadarkan pentingnya ajaran Guruji. Tolong bantu edukasikan ke sekitar Anda tentang apa yang terjadi. Tolong sampaikan dan sebarkan beberapa aksi protes Sangaat Indonesia. Sebagai aksi damai yang dapat kita kontribusikan atas segala insiden yang terjadi. Terima kasih atas dukungan kalian semua dan semoga kita menjadi Komunitas kaum Sikh yang kuat dan terpelajar.

Waheguru Ji Ka Khalsa Waheguru Ji Ki Fateh

[ASIA SAMACHAR is an online newspaper for Sikhs in Southeast Asia and surrounding countries. We have a Facebook page, do give it a LIKE. Follow us on Twitter. Visit our website: www.asiasamachar.com]

RELATED STORY:

Hong Kong Sikhs to protest SGGS beadbi on Oct 25 (Asia Samachar, 20 Oct 2015)

GerakSikh sends memo on Punjab ahead of the pack (Asia Samachar, 20 Oct 2015)

CSGB urges Singapore Sikhs to do personal prayers for Punjab (Asia Samachar, 20 Oct 2015)

Malaysian Sikhs discuss action on Punjab issue, Singapore to issue statement tomorrow (Asia Samachar, 19 Oct 2015)

School teachers visit Jakarta gurdwara (Asia Samachar, 10 Aug 2015)

Jakarta celebrates Guru Nanak gurpurab  (Asia Samachar, 19 Nov 2014)

Lazada Indonesia co-founder joins cab provider Ola (Asia Samachar, 17 July 2014)

Sikhs prepare famous Indonesian dish at Malacca (Asia Samachar, 24 May 2014)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY